BERITA
  • 23 Februari 2021
  • 0 Komentar
  • 132 Kali Dilihat
KUNJUNGAN BPTP PROVINSI LAMPUNG KE DINAS PERTANIAN KAB. PRINGSEWU DALAM RANGKA LOKASI PERBENIHAN KELAPA KOPYOR DIPRINGSEWU

Pringsewu - Pada hari Senin 22 Februari 2021, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu Siti Litawati, S.P. menerima kunjungan Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Lampung (BPTP) Dr. Drs Jekvy Hendra M.Si. beserta tim dalam rangka peninjauan lokasi perbenihan kelapa kopyor yang akan dikembangkan Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu.

Kepala Dinas Pertanian sangat mengapresiasi kunjungan rombongan BPTP Lampung dan antusias atas program program Badan Litbang, Kementrian Pertanian dalam mengawal program pembangunan pertanian di Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Pada kesempatan tersebut Kepala Balai menyampaikan beberapa hal penting antara lain (1) pentingnya legalitas teknologi perbenihan asal Pringsewu, (2) perlunya padu padan Program pembangunan pertanian antara Dinas Pertanian dan Kementerian Pertanian, (3) potensi produk perkebunan berupa kelapa kopyor untuk didaftarkan dan dikembangkan sebagai benih unggul.

Pada kesempatan dimaksud Kepala Balai beserta tim (Ir. Rr. Ernawati, M.Si., Dr. Ir. Slameto, M.Si. beserta Tim SDG BPTP Lampung) didampingi Pendeskripsi varietas lokal Kabupaten Pringsewu David Chandra, S.P., M.Si., Tri Handayani, S.T, M.T., dan Suyatman, S.P. juga berkesempatan mengunjungi laboratorium kultur jaringan tanaman milik Dinas Pertanian di Kecamatan Sukoharjo.

Selanjutnya Tim Dinas Pertanian dan BPTP melakukan karakterisasi Kelapa Kopyor lokal Kabupaten Pringsewu untuk segera dapat didaftarkan menjadi varietas lokal Kabupaten Pringsewu di PVTPP Kemeneterian Pertanian RI.

Sebelumnya Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu bekerja sama dengan BPTP telah melakukan pendeskripsian beberapa varietas lokal Kabupaten Pringsewu antara lain padi ladang, tembakau, alpukat, dan durian. Beberapa varietas yang sudah selesai di daftarkan telah mendapatkan tanda daftar varietas lokal Kabupaten Pringsewu dari Kementerian Pertanian yaitu Padi Lumbung Sewu Cantik (tahun 2018) Tembakau Rejeb Sewu (tahun 2019) dan Alpukat Sewu Jadi (tahun 2021).

Siti Litawati, S.P. Kadis Pertanian Sangat mendukung dengan keberlangsungan produk asli Kabupaten Pringsewu karena Sumber Daya Alam (SDA) merupakan kekayaan alam yang dimiliki oleh suatu daerah perlu dijaga dan dilestarikan. Oleh karena itu sangat penting harus menajdi perhatian semua Masyarakat Pringsewu dan tentu saja didampingi oleh Dinas terkait dalam hal produk pertanian oleh Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu. (@David Cahndra. SP)