BERITA
  • 30 Juni 2020
  • 0 Komentar
  • 386 Kali Dilihat
APLIKASI TRANSPLANTER OLEH UPJA HARAPAN JAYA PEKON WAYA KRUI

Banyumas - Dinas pertanian kabupaten Pringsewu terus berupaya untuk meningkatkan hasil produksi pertanian di kabupaten Pringsewu demi mempertahankan kedaulatan pangan lokal dan mendukung kedaulatan pangan nasional. Satu hal yang dilakukan untuk mendukung adanya peningkatan hasil pertanian adalah mengoptimalkan pemanfaatan alsintan yg sdh didistribusikan oleh pemerintah. Alsintan memudahkan petani dalam pengelolaan lahan pertanian mulai dari tahap persiapan lahan, penggarapan lahan, penanaman, panen, hingga pasca panen.

Mesin transplanter merupakan salah satu alsintan yang dikenalkan oleh Kementan kepada para petani dalam rangka modernisasi pertanian.

kelebihan transplanter ini dinataranya :
- Adanya mesin transplanter membantu mengatasi masalah kurangnya buruh tani.
Dengan menggunakan mesin transplanter petani membutuhkan tenaga yang lebih sedikit untuk menanam padi. Bahkan, mesin transplanter bisa menentukan jarak antar tanaman padi yang memungkinkan untuk pertumbuhan optimal.
- Padi yang ditanam dengan menggunakan transplanter memiliki kualitas yang baik
- Cara penggunaan mesin penanam padi sangat simpel dan mudah dipahami
- hemat waktu dan biaya. Sudah banyak petani yang mengatakan bisa panen setelah 90 hari, alih-alih 95 hari jika dilakukan secara tradisional. Biaya untuk pengurusan lahan hingga penanam pun bisa dihemat hingga 50%

Dengan beberapa keuntungan tersebut optimalisasi pemanfaat transplanter secara langsung akan berpengaruh terhadap upaya percepatan tanam dan peningkatan intensitas pertanaman. (Harzon, SP)